Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pelayanan sosial yang inklusif melalui fasilitasi penyaluran alat bantu bagi penyandang disabilitas dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial Republik Indonesia tersebut berlangsung di Ruang BJW, Kompleks Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Rabu (5/8/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah Ari Nugraha Mukti beserta jajaran dan para penerima manfaat.
Sebanyak 34 unit alat bantu disalurkan kepada penyandang disabilitas. Bantuan tersebut terdiri atas 7 alat bantu dengar, 5 kursi roda 3 in 1 dewasa, 3 kursi roda adaptif dewasa, 5 kursi roda adaptif anak, 1 kursi roda standar anak, 4 kursi roda standar dewasa, 2 tongkat kaki empat, 6 tongkat ketiak, dan 1 tongkat netra.
Penyaluran alat bantu tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Sosial dalam memperkuat aksesibilitas, rehabilitasi sosial, serta meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dalam sambutannya, I Komang Koheri menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Lampung Tengah, khususnya kelompok penyandang disabilitas.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial, meningkatkan aksesibilitas, serta memperkuat kemandirian dan kualitas hidup para penyandang disabilitas,” ujar Komang Koheri.
Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama sebagai warga negara untuk mendapatkan kesempatan, pelayanan, dan perlakuan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan.
Karena itu, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat dinilai memiliki tanggung jawab untuk membangun lingkungan yang inklusif, ramah terhadap penyandang disabilitas, serta bebas dari diskriminasi.
Komang Koheri juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, organisasi sosial, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial.
“Pemerintah daerah akan terus bersinergi untuk memperkuat pelayanan kesejahteraan sosial, terutama bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas,” tegasnya.
Ia berharap bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik oleh para penerima manfaat. Dengan demikian, alat bantu tersebut tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap mobilitas, aktivitas, kemandirian, dan kualitas hidup penerima manfaat.
Penyaluran bantuan melalui Program ATENSI Kemensos ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan kelompok rentan memperoleh akses terhadap pelayanan sosial yang layak.
Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat sehingga pembangunan kesejahteraan sosial tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, berdaya, sejahtera, dan inklusif, termasuk memastikan penyandang disabilitas dapat berpartisipasi secara setara dalam kehidupan bermasyarakat. (Red/Adv)






