Kalirejo – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar di Kampung Kalirejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat hubungan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Dusun IV, Kampung Kalirejo, Sabtu (1/8/2026), tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., bersama para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, I Komang Koheri menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar menjadi kegiatan yang membawa keberkahan sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.
Menurutnya, Maulid Nabi tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dengan menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk meneladani akhlak Rasulullah, terutama kejujuran, amanah, kasih sayang, kepedulian, dan semangat persaudaraan,” ujar I Komang Koheri.
Ia juga menilai Haul Akbar memiliki makna penting sebagai sarana mengenang jasa dan perjuangan para ulama serta para pendahulu yang telah mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan ajaran Islam, membimbing umat, dan membangun kehidupan masyarakat yang religius.
Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan para ulama tersebut sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman.
Ukhuwah Jadi Modal Pembangunan
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati mengajak masyarakat Lampung Tengah memperkuat tiga bentuk persaudaraan, yakni ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
Menurutnya, persaudaraan dan semangat gotong royong merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
“Kerukunan dan persatuan harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, gotong royong, dan saling menghargai, berbagai tantangan pembangunan akan lebih mudah kita hadapi,” katanya.
I Komang Koheri menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya dapat diukur melalui pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan moral, spiritual, dan karakter masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang maju dan sejahtera.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus membangun sinergi dengan para ulama, tokoh agama, pondok pesantren, serta seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan membangun masyarakat yang berkarakter.
Sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, damai, religius, sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, I Komang Koheri mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi dan Haul Akbar sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi, menjaga persatuan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
“Semoga melalui momentum ini, kita semakin mencintai Rasulullah SAW, memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan bersama-sama membangun Lampung Tengah yang lebih baik, religius, aman, maju, dan sejahtera,” harapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Habib Umar bin Muhdor Al Haddad, Sidi KH. Tubagus M. Imam Ibrahim Al Bantani selaku Penasihat Pakas Ulama Muda Banten, Ustadz Nehru Nuridana, G.H., S.Pi. selaku Pembina Majelis Jawahirus Sholawat, Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah Ny. Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., serta Yang Mulia Punlakan Dalom Beliau Sultan Pangeran Iro Belunguh ke-17 Jurai Umpu Kuning Kebuwayan Belunguh Paksi Pak Sekala Brak.
Turut hadir Camat Kalirejo beserta Forkopimcam, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat dan tamu undangan lainnya yang memadati lokasi kegiatan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan fondasi moral dan spiritual yang kuat. Dengan ukhuwah, persatuan, dan kolaborasi antara ulama, pemerintah, serta masyarakat, Lampung Tengah diharapkan semakin mampu bergerak menuju daerah yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera. (Red/Adv)






